Aditif
additive
Ringkasan Singkat
Aditif merujuk pada karakteristik sesuatu yang dihasilkan melalui penjumlahan atau di mana total dari suatu fungsi diperoleh dengan menjumlahkan bagian-bagiannya.
Sifat aditif sering digunakan dalam berbagai model psikologi dan statistik. Dalam model linear, efek aditif terjadi ketika pengaruh total dari beberapa variabel independen terhadap variabel dependen merupakan jumlah sederhana dari pengaruh masing-masing variabel tersebut secara terpisah. Ini merupakan lawan dari efek interaksional atau multiplikatif, di mana variabel-variabel tersebut saling memperkuat atau melemahkan satu sama lain.
Contohnya, dalam psikologi genetika, "efek genetik aditif" merujuk pada bagaimana kontribusi beberapa gen secara bersama-sama menentukan fenotip individu melalui akumulasi nilai genetik masing-masing. Memahami apakah suatu fenomena bersifat aditif atau tidak sangat krusial bagi peneliti untuk menentukan metode analisis statistik yang paling tepat dan untuk membuat prediksi yang akurat mengenai perilaku manusia berdasarkan berbagai faktor pengaruh.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Falconer, D. S. (1960). Introduction to Quantitative Genetics.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.